Sekolah favorit adalah predikat yang diberikan oleh masyarakat. Mendeklarasikan diri tidak tepat. Perlu dukungan banyak faktor, seperti tingginya minat masyarakat untuk menyekolahkan putra-putrinya. Banyak prestasi diraih, baik akademik maupun non-akademik. Peraih kejuaraan adalah guru, tenaga kependidikan, dan peserta didik. Publikasi ilmiah, penelitian, pembelajaran, dan kegiatan sekolah berjalan dengan lancar dan berkelanjutan.
Sebaiknya sekolah mendapatkan predikat favorit. Mendapat banyak kemudahan, seperti calon peserta didik melebihi kuota. Mendapatkan perhatian dari pemerintah dan masyarakat. Menggali dukungan dan dana lebih mudah. Sekolah menyusun program dan kegiatan. Masyarakat secara sadar dan suka rela menyetujui dan mendukung. Manajemennya harus transparan, akuntabel, dan partisipatif.
SD Negeri Karangmojo 2 atau lebih populer Karjo 2, beralamat di Karangmojo 1, Desa Karangmojo, Kecamatan Karangmojo Kabupaten Gunungkidul. Berdiri sejak tahun 1927.Memiliki 7 rombongan belajar (rombel). Guru kelas berstatus PNS sebanyak 4 orang. Guru PNS pendidikan Agama Katholik (PAK) 1 orang. Guru kelas tidak tetap (GTT) 3 orang. GTT Penjasorkes 1 orang, GTT pendidikan agama Islam (PAI) 1orang, dan GTT Agama Kristen1orang.
Kepala sekolah dijabat oleh Kuruna. Mengawali karirnya sebagai guru kelas. Diangkat menjadi kepala sekolah pertama kali di SD Pangkah, Kecamatan Karangmojo. Terhitung mulai tahun 2016 dimutasikan ke SD Karangmojo 2.
Pengangkatannya sebagai guru menggunakan ijazah setingkat Sekolah Menengah tingkat atas (SMTA), yakni sekolah pendidikan guru (SPG). Kini berhasil menyelesaikan studi lanjut sampai dengan jenjang Pascasarjana (S2).
Manajemen kepemimpinannya partisipatif, menuntut keikutsertaan semua pihak untuk memajukan sekolah. Sekolah bersama stakeholder bersinergi. Sekolah membuka diri menerima masukkan dari orang tua, masyarakat, dan dinas/ instansi terkait. Setiap tahun bersama komite sekolah menyusun program, kegiatan, dan pembiayaan untuk satu tahun anggaran.
Sekolah bebas dari pungutan, namun ketika ada event yang membutuhkan dana besar dikomunikasikan dengan komite sekolah dan paguyuban orang tua. Komite dan paguyuban memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan yang dilaksanakan oleh sekolah. Komite dan paguyuban peduli dengan suasana pembelajaran yang kondusif. Komunikasi efektif dibangun untuk memecahkan permasalahan pembelajaran anak di rumah dan di sekolah.
Bekerja sama dengan Sinar Mas Land menjadi pelopor gerakan sekolah menyenangkan (GSM). Diawali dari ikut seleksi GSM dan dinyatakan lolos. Mendapat kehormatan karena berlanjut menerima kunjungan dari guru-guru SMP Tangerang. Mereka melakukan studi banding pengaruh GSM terhadap hasil belajar. Menurut kesan dan pesan yang diberikan sangat mengapresiasi usaha yang dilakukan sekolah.
Peserta didik masuk jam 07.00 pulang sesuai dengan jadwal, yakni pukul 12.30 untuk hari Senin sampai dengan Kamis. Jumat pulang pukul 11.00 dan Sabtu pulang pukul 12.30. Setiap hari, 30 menit sebelum pelajaran di mulai diadakan kegiatan literasi. Kegiatannya membaca kitab suci sesuai agama masing-masing dan literasi bacaan.
Menyelenggarakan kegiatan ekstrakurikuler drumband, Taman Pendidikan Al-qur'an (TPA), pramuka, dansa, seni tari, dan karawitan. Semua peserta didik diberi kesempatan untuk memilih dan mengikuti kegiatan sesuai dengan bakat dan minatnya. Dibimbing dan didampingi oleh guru selama satu setengah jam setelah pembelajaran reguler selesai.
Sejak awal masuk sekolah diadakan kontrak, yakni code of conduct. Berisi kesepakatan awal terhadap peserta didik untuk menanamkan sikap baik kepada anak. Terlambat masuk sekolah, anak mendapatkan sanksi yang bersifat mendidik, seperti esok hari harus hafal surat-surat pendek dari Alquran.
Menerapkan "Golden rules" di sekolah. Implementasinya saling menghormati, saling menyayangi, toleransi, peduli dan penggunaan tiga kata sakti, yaitu tolong, maaf, dan terima kasih. Menggunakan kata tolong jika ingin meminta bantuan. Meminta maaf jika bersalah. Mengucapkan terima kasih jika diberi sesuatu.
Pembelajaran bermakna berusaha diimplementasikan. Contohnya seperti yang dilakukan oleh kepala sekolah. Anak diminta menulis keinginan terhadap kedua orang tuanya. Salah satu anak bukan minta diberi hadiah ketika hasil ujian baik. Meminta orang tuanya bersatu kembali seperti anak lain. Pada umumnya orang tua mengantarkan dan menjemput sekolah. Satu anak mendapat perlakuan berbeda. Kedua orang tuanya berpisah.
Sambil meneteskan air mata si anak menulis. Guru tidak mengetahui bahwa selama ini pembelajarannya melukai hati anak. Ketika tulisan selesai dan dibaca, ternyata anak mengalami penderitaan luar biasa akibat keadaan yang diterimanya. Guru bertindak bijak. Menyuruh anak menuliskan kembali. Surat kemudian diberikan kepada kedua orang tuanya. Kedua orang tua bersatu kembali dan anak mendapatkan kebahagiaan kembali yang selama ini hilang. Orang tua pun berterima kasih kepada guru dan sekolah.
Prestasi sekecil apapun yang diraih oleh peserta didik diapresiasi untuk menumbuhkan prestasi besar selanjutnya. Cara ini ternyata efektif mengembangkan praktek baik peserta didik. Karakter berkembang dan memberi pengaruh positif bagi penumbuhan dan pengembangan karakter. Diharapkan memberikan inspirasi kepada peserta didik lainnya.
Upaya peningkatan dan pengembangan kemampuan guru dan tenaga kependidikan melalui kegiatan Kelompok kerja guru (KKG) di sekolah dan gugus. Mengikutsertakan guru dalam kegiatan workshop, seminar, dan lomba. Di tingkat kecamatan, kabupaten, provinsi, dan nasional.
Pengembangan kegiatan sosial dilakukan lewat paguyuban peduli kasih (peka). Memberikan sumbangan untuk bantuan sosial, seperti sakit, mondok di rumah sakit, atau terkena bencana. Mewujudkan sikap kesetiakawanan sosial kepada semua warga sekolah. Tidak memandang besar kecilnya sumbangan yang diterima. Lebih penting dan utama adalah bentuk tali kasih di antara sesama.
Kegiatan ekstrakurikuler Drumband mempunyai prestasi sebagai juara 2 dan 3 tingkat Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Kebanggaan tersendiri bagi semua warga sekolah, khususnya peserta didik yang mewakili sekolah dalam bertanding. Disiplin dalam berlatih ternyata membuahkan hasil gemilang.
Prestasi yang diraih oleh sekolah diantaranya, Kepala sekolah menjadi peserta seminar nasional gerakan literasi sekolah.Lomba gugus meraih juara dua tingkat kabupaten. Lomba nyanyi keroncong juara 1 tingkat kabupaten. Lomba gugus juara 2 tingkat kabupaten. Lomba perpustakaan juara1tingkat kabupaten tahun 2017.
Keadaan sosial ekonomi dan latar belakang orang tua menengah ke bawah. Kepedulian dan dukungan kepada sekolah sangat besar. Sebagian besar lulusan melanjutkan ke SMP 1 Karangmojo. SMP Rintisan sekolah berstandar internasional (RSBI) sebelum dibubarkan oleh Mahkamah Konstitusi (MK).
Mendapatkan label atau predikat sekolah favorit mudah mendapatkan peserta didik baru. Jumlah pendaftar melebihi kuota yang diberikan oleh pemerintah. Mendapatkan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yang maksimal. Mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah dan masyarakat. Bantuan sarana dan prasarana (sarpras) dan kegiatan lain.
Sekolah favorit mengurangi minat orang tua untuk menyekolahkan anak di SD lain, sekalipun sama-sama sekolah negeri. Pemerataan mutu guru, sekolah, dan kelengkapan sarana dan prasarana menjadi bagian penting untuk mewujudkan menyebarnya mutu di semua sekolah. Semua sekolah bermutu, maka orang tua tidak harus memilih sekolah tertentu yang dianggapnya paling bermutu, yakni sekolah favorit.
Sekolah favorit menjadi pilihan masyarakat. Mewujudkan keinginan masyarakat terkendala oleh kekurangan sumber daya manusia, yakni guru PNS. Sekolah berharap mendapatkan tambahan guru berstatus PNS. GTT yang ada diberi upah sesuai dengan upah minimum regional (UMR). GTT di sekolah negeri diberi kesempatan yang sama dengan GTT yang mengabdi di sekolah milik yayasan. Mempunyai hak mengikuti pendidikan profesi guru (PPG) dan berhak mendapatkan tunjangan profesi guru (TPG).
Comments
Post a Comment